May 2nd, 2006 by whysnew
Belakangan
waktu saya lagi gak bisa menjentikkan jari di tuts laptop seperti biasanya,
seperti normalnya…Sepertinya bukan karena :”ups, I cant do this again..” tapi
lebih pada saya lagi mogok menulis. Hoho..Why?? Ndak tau ya..saya sendiri masih
berusaha membuat list alasan2 nya. Kayaknya saya masih belum puas dengan visi
misi dari blog saya ini neh..terlalu dipaksakan dalam segala hal.
Sebenarnya
ditengah-tengah kegamangan ini, terbesit ide pengin segera mereposisi blog
saya..karena saya semakin memastikan bahwa saya bukan penyair dan blog saya
bukan kumpulan puisi ataupun runtutan kata yang harus menyambung..
Saya
merasa kehilangan ruh..saya terlalu banyak bermain dengan simbol yang selama
ini –terkadang-masih dicari masih layak atau sudah usang dalam membuat sebuah
langkah maju setiap harinya.
Ah..di
tengah-tengah ide dan kemauan yang stagnan, ternyata ada juga rasa kangen akan
sesuatu yang menarik. Yup..blog comunities selalu memberi warna di setiap
waktunya. Selalu menyenangkan mengunjungi blog-blog mereka yang banyak
membuatku berdecak kagum, tersenyum, terharu..lucu..dan tak jarang saya merasa
terhanyut dengan ceritanya..
Perasaan
aneh memuncak, terutama ketika beberapa blog yang saya kunjungi begitu natural,
mengalir menceritakan segala sesuatunya dengan se-sederhana yang di rasakan….pada
akhirnya saya menyadari, ternyata menulis itu merupakan sesuatu yang dinikmati,
bukan sesuatu yang dibatasi…dengan rule, harapan akan pujian atau respon dsb..
Beberapa coretan dibawah memang diambil dari arsip2 doeloe..terkadang saya harus menyeleksi ataupun (kalo perlu) meng-editnya..karena terlalu banyak berserak di sepanjang ingatan ataupun catatan tertulis. Dan selalu ada makna di setiap lembarnya…begitu banyak peran yang sudah dan masih dijalani.
Menjalani
banyak peran tentu selalu memberikan kesan di setiap waktunya.. menulis yang
paling mengasyikkan adalah ketika kita bercermin pada kisah diri sendiri,
setidaknya bisa selalu membuat kita berkaca pada masa lalu. Menyenangkan juga berpetualan di blog^blog komunitas lain…semoga bisa memberi inspirasi ke depan.
Terimakasih untuk respon dan dukungannya selama ini…..selanjutnya , blog saya berpindah ke www.masinu.wordpress.com
salam
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 28th, 2006 by whysnew
Antara ‘Introvet” dan ‘Extrovet”, hati memilih,
dengan dunia yang tak berbatas apa yang kubisa?
yang bimbang itu peragu, yang lemah itu binasa
peran yang terjalani akan selesai di kemudian hari,
di sana arti kata kejujuran terinjak letih
diam bagai keniscayaan sejati.
Lalu meluruhlah waktu. Tanpa bisa apalah daya
Aku menulis juga berucap: masihkah aku introvert?
Sepertinya tampak dipelupuk mata, semua telah terbaca,
semua telah menjauh, semua tak tersentuh.
Selembar kertas tak cukup menahan inginku merindumu
Salah ucap nama bukan kesan terindah di awal perkenalan
Debum jantung lebih kunikmati sebagai pengingat pesan
Saat kudapati diri tercenung kosong tak bergeming mendekat
Kau malah menghilang dalam ribuan kumbang madu berserak
Lalu meluruhlah waktu. Tanpa bisa apalah daya
Aku bertahan tanpa mengucap; masihkah aku ekstrovert?
Malam habis, inilah berita paling akhir yang bisa kutulis.
Dan bukankan layak pikirku bertanya, bila sebenarnya;
“introvert” atau “ektrovet” dirimu?
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 27th, 2006 by whysnew
sombody,..please,
menjelang aku menikah
inikah awal tempat aku menua dalam akhir kebebasanku bermula?
dengarlah
pernikahan itu adalah bait pertama sebuah lagu
di tiupkan ke selasar telinga semisal tak nyaman tersenyumlah
berteriaklah..jika rangkaian nada seterusnya adalah keteraturan
perjalanan panjang yang tak sanggup dicerna oleh mata dan ingatan kebebasan
benarkah dari pernikahan kita terikat
lalu dari manakah kebebasan ini bermuara?
dari janji mengalir di bibir tipismukah
atau lesan yang jatuh terdiam terpental bak kotak Pandora yang terbuka
oleh retak waktu yang tak lagi punya senja?
bahkan fajar pun lesap
menguap dalam pelukan pagi
setiap rencana pernikahan yang aku ziarahi akan terus membawa ku
terambing dalam bimbang yang selalu terkutuk, selalu mengingatkan kenangan
pada malam tanpa lampu, obor yang kehabisan pijar, atau lambaian sulih purnama
dan mitos kesucian, atau kisah lelaki tua menjaga malam
serentak aku eratkan peluk. lalu bergegas pulang
setelah sehari dalam alur kenangan,keluh kesah dan rencana..
ku pastikan
aku belumlah menikah
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
April 20th, 2006 by whysnew
ah..aku merajuk meradang langit menahan dingin menelusup melantakkan sisi ramahku
sisi ramahku bergolak mengikis tangguh seperti sisakan parau hingga ke kaki langit
kaki langit terbujur menghitam gelap seperti pertanda malamku bak menjauh dari terang
terang pertanda pagi semisal takaburku menafikan kantukku sepanjang malam nanti
nanti terbiasa kala sepi memagut bak racun menggoda amarah meringsek sisi kota
kota paling kelam kota penuh harapan kota bisa segala penyakit kota seribu kepalsuan
kepalsuan selalu menjadi kebiasaan terindah bagi penggadai jiwa pada dunia yang fana
fana hati fana rasa meyakini malam adalah hitam dan sekali lagi pagi adalah keniscayaan
keniscayaan bahwa aku masih merajuk menjura penciptaku sekiranya hujan menjauh segera
ah..
Mampang, 20 april
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
April 9th, 2006 by whysnew
Hei kamu harus beriku sanjungan karena mulai terbiasa mengendalikan denyut kehilangan kota
Bukan…bukan karena embun pagi di sela pepohonan alasTembalang yang dimaknai orang penyejuk hati selepas malam pergi
Itu hanya satu diantara sekian pesan yang begitu sederhana..sesudah masa ini tak ada lagi gelagat euphoria kesedihan tak ada yang luar biasa..tak ada utopia sebesar dulu hingga meluluhlantakkan ranah pengharapan
Semarang adalah tempat pertama sebuah dongeng bermula
dikucurkan ke syaraf bocah-bocah ingusan haus impian.
Tangan dan kaki adalah kanvas kisah perjalanan panjang yang tak mudah dicerna oleh mata dan ingatan waktu. bocah-bocah itu berjanji selepas usai akan melepas nyawanya, menjadi batu-batu bintang yang berbeda setiap malamnya. Satu per satu terpecah bersama sebuah janji akan pertemuan kembali teruntai.
Entah itu rasi bintang pari atau debu-debu kosmik sekalipun
kita adalah bocah-bocah itu dan kita sudah sampai padasebuah masa dimana pusat semesta menarik-narik kita pada satu titik pacu. di sana memoar kita ditaruh
sebagai tempat tuk mengenal kembali wajah-wajah yang berubah menua. Sepenggal doa kanutuh tubuh-tubuh kita, menjadi kau dan aku. menjadi kenangan dalam ranah kota
Bukan..bukan karena silir angin pantaiMas yang selalu dikenang orang dengan langgam kenangan sepeninggal dulu
membentuk
kita… impian yang kita tuju
nah kembali padamu, kotaku..
tak selamanya belajar dari kesalahan adalah mati
bangkit dari keterpurukan adalah pasti….
Tak perlu aku menjura
Hanya berucap terimakasih untuk 5 tahun tempaan itu
Thats all..
sepertimu, aku belajar bersyukur
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
April 9th, 2006 by whysnew
Sebuah Pengakuan mengalir mengairi sungai kejujuran yang mengering.
Pikiranku meneropong separo lebih perjalanan bermula.
Seingatku, itulah awal tempat aku pertama kali tercerabut lalu kita menjadi
bocah-bocah ingusan telanjang tertawa berlarian riuh sebagai
tanda waktunya kembali untuk melukis malam
saat senja tak lagi seramah biasa.
lalu kusadari, kadang tak ada gunanya kita kembali ke
dalam kenangan lalu. mungkin lebih baik kita
kembali melayang dalam riuh jalan bertabur gemerlap dunia baru,
menjelajahi ruang-ruang hampa yang masih menggoda,
menyaksikan kehancuran demi kehancuran, mengumumkan
sebuah kelahiran tunas baru di sebuah ranah asing tak
berudara. karena aku hanya titik yang tercerabut untuk
tak termiliki lagi olehmu.
dalam pusat semesta segala
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 5th, 2006 by whysnew
Bantaran Rel Stasiun Tugu – Ngayogyokarto….
Wuih..
Terasa lepas
nafas menghirup udara pagi di kota yang -selalu-memunculkan aura eksotisnya.
Setelah menolak ajakan sopan para pengendera delman, terlintas ide untuk
berjalan kaki saja. Terasa ringan, tidak saja langkah namun serasa beban di
benak seketika berkurang apalagi menikmati ramahnya penghuni jalanan pagi ini.
GUBRAK!
Ah..#
$@$!!%(
Selalu saja
ada destroyer dalam satu cerita,..dan benar saja. Raungan motor meninggalkan
sebuah accident,..sosok renta terjerembab meringis menahan sakit,..kupikir dia tak
bisa berdiri sendiri…
Namun sosok
perempuan walau tertatih telah lebih dulu menopang beratnya beban lelaki
itu..sontak aku menahan langkahku yang berniat membantu (dan juga orang-orang
disekitarku)……dan sekali lagi aku terkesima…keduanya buta.
“ piye
pak? gak popo?..mulakno jo adoh adoh karo aku…”
“ iyo
bune`,..aku mung pengin njupuke` koran kanggo lungguh sampeyan..”
ah…sepenggal
kalimat yang masih kutangkap, begitu getir terdengar..
dan…seperti
tak mengalami kejadian apapun, kedua renta itu berjalan
berdampingan,..menyandar pada pal trotoar sebuah toko di jl.Mangkubumi..
Mereka
saling menyandar satu sama lain, saling berpegangan tangan dengan tongkat yang
menjadi arah langkah
… Oh
Gusti…i don`t wanna cry 4 this !! but…why i`ve so mad..its freaky
Mengapa orang
bisa sepasrah itu…terkubur dalam emosi..seperti tak bernyali. Kupikir aku tak
bisa melihat sesuatu yang berlebih
Thats non sense!!
Yup…itu
bukanlah apa-apa,..setidaknya tidak ada yang lebih parah dari prasangka
burukku…
tapi tetap saja tak bisa menafikkan fakta bahwa aku terharu..aku menangis..
Ternyata hidup
lebih indah dengan berbagi,..dan kadang hanya sedikit orang mensyukurinya..
Tak urung
aku merasa pagiku tak seindah seperti sebelumnya, tapi yakin lebih bermakna sesudahnya..
Perempuanku…tunggulah
aku
dan masih kulihat
senyum keduanya sebelum hilang diantara lalu lalang geliat penghuni jalan ini..
Sebuah senyum
tulus dan bahagia…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 5th, 2006 by whysnew
sering aku merindu bincang singkat kita tentang malam
berkali-kali kulihat bagaimana telunjukmu menunjuk bintang sebelum benar-benar hilang
aku sadar lontaran kata bijak selalu menitipkan banyak makna
kita dikisahkan sebagai rasi bintang yang tak pernah meredup menelusur perjalanan
setiap putaran waktu terus membawa kita menunduk takzim
tanpa mitos kisah lelaki tak bertuan, atau agama tak berseragam
sudahlah…inilah tempat kita melabuh sauh pagi hari
dunia sudah terlalu bising dikala terang
……
Lalu aku masih saja berkutat dengan tulisan, ide-ide gila yang kupikir sebenarnya selalu membuat sensasiku melebihi apa yang masih bisa terjangkau akalku. Bila perubahan adalah sesuatu yang bisa tiap saat kita ciptakan, takan mudah aku berpindah hati menjinakkan sisi liarku menghamba mu…wahai dunia…
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 5th, 2006 by whysnew
Dinten meniko saktunggaling dinten ingkang katingal radi muspro….
#&!!#$@=! Aarggh…
seumpama aq menghabiskan waktuku tidak seperti biasanya..
taruhlah aq hanya memberimu sejumput rumput kering, tak bisakah kau menyimpannya sebentar saja…
tak perlu kau hidupkan kembali…anggap itu hiasan perjamuan mu nanti..
..suatu saat, aku lah yang akan membakarnya dalam bara yang kau ciptakan sendiri
( Seperti biasa aku tak pernah menyadari…kamu terlalu anggun dalam keangkuhanmu)
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 5th, 2006 by whysnew
Hari ini Aq lumayan Relax (sperti kalo aku ngerjain si iteung di Kantor…bledug sia!! L),
Mungkin karena Milan Menang,..utawa aku nemuin teman2 senasibku..
What ever lah…yang penting, hingga saat itu tiba…aku msih mencoba memohon keajaiban…
Posted in Uncategorized | No Comments »